Spesies Karang keras
Scleractinia
Karang pembentuk terumbu di rataan karang, terlihat saat surut.
Cagar Biodiversitas Pesisir dan Laut
Kecamatan Sepulu · Bangkalan · Madura
Sekilas
Susuri hamparan mangrove yang luas di pantai utara Madura, amati 76 jenis burung yang tercatat di kawasan, lalu jelajahi terumbu karang indah yang mulai pulih saat air surut.
Hamparan mangrove yang luas, didominasi tengar (Ceriops decandra) yang berstatus Hampir Terancam secara global, berdampingan dengan pantai pasir putih, hutan pantai, padang rumput tepi pantai, dan terumbu karang. Semuanya menjadi rumah bagi beragam tumbuhan dan satwa. Sejak 2017 warga Desa Lembung Paseser menanam, menjaga, dan memantau pesisir ini, dan kini menyambut wisatawan, sekolah, dan peneliti.
Dikelola warga desa
Jelajah dipandu warga Lembung Paseser
Ikuti pasang surut
Saat surut adalah waktu terbaik menjelajah rataan karang
Datang pagi, pulang sore
Burung paling aktif saat matahari terbit dan menjelang petang
Rataan karang paling bagus dijelajahi saat air surut. Burung paling aktif pagi hari dan sore menjelang petang.
Tetap di boardwalk dan jalur yang ditandai. Dilarang menebang mangrove, memancing, atau mengambil satwa di zona inti. Bawa pulang sampahmu.
Untuk jam buka, tiket masuk & pemandu, cara ke sini dan aksesibilitas: tanyakan ke tim desa lewat DM Instagram sebelum berkunjung.
Ocean Literacy Program
Program edukasi pesisir yang terbuka untuk umum: keluarga, komunitas, kampus, hingga rombongan kantor. Peserta belajar tentang ekosistem pesisir dan laut lewat praktik langsung: jelajah mangrove, transplantasi karang, lalu games dan refleksi sebagai penutup.
Edukasi Program edukasi pesisir yang terbuka untuk umum, lewat praktik langsung — jelajah mangrove, transplantasi karang, serta games dan refleksi.
Alam Menyusuri hutan mangrove bersama pemandu untuk mengenal jenis-jenisnya, satwanya, dan perannya melindungi pesisir.
Restorasi Belajar bagaimana terumbu yang rusak dipulihkan dengan menempelkan fragmen karang sehat ke rangka restorasi, lalu meletakkannya di terumbu.
Kuliner & alam · 1,5–2 jam
Pakai waders, turun ke aliran sungai mangrove, panen dan cicipi tiram segar dan tiram bakar di atas meja air. Lalu rangkai oyster garden, tanam bibit mangrove atas namamu, dan tutup dengan pesta kepiting bakau di gazebo.
Menginap
Enam hut kayu berukuran 3 × 3 meter, masing-masing dengan kipas angin, berdiri di tepi kawasan. Menginaplah semalam, dengarkan air pasang datang, dan jadilah yang pertama di boardwalk saat fajar, ketika burung paling aktif.
Booking hut76 jenis burung tercatat di sini, termasuk 12 jenis migran, di antaranya burung pantai yang menempuh Jalur Terbang Asia Timur–Australasia. Kawasan ini juga memiliki 34 jenis mangrove sejati dan asosiasi, rataan terumbu karangnya menjadi rumah bagi ikan karang, dan pesisirnya dihuni beragam kerang, siput, dan kepiting.
Ikut birdwatching bersama pemandu desa Lihat data biodiversitas lengkap
Spesies Scleractinia
Karang pembentuk terumbu di rataan karang, terlihat saat surut.
Spesies Numenius phaeopus
Burung pantai migran berparuh panjang melengkung yang singgah mencari makan di lahan bekas tambak saat bermigrasi.
Spesies Pluvialis fulva
Burung pantai migran yang singgah di lahan bekas tambak saat menempuh Jalur Terbang Asia Timur–Australasia.
Spesies Todiramphus chloris
Raja udang berkerah putih yang sering bertengger di dahan tepi mangrove sambil mengintai mangsa.
Pada 1990-an, sebagian mangrove di pesisir Lembung Paseser dibuka menjadi tambak udang. Program konservasi dimulai pada 2017, dan sejak itu warga menanam kembali bekas tambak, bantaran sungai, dan hutan pantai.
Hari ini kawasan memiliki 147,20 hektare mangrove yang didominasi tengar (Ceriops decandra), dengan petak-petak hasil tanam warga di antaranya. Mangrove menjadi jembatan antara darat dan laut: menyaring limpasan dari daratan dan menjadi tempat pembesaran ikan dan kepiting, sementara lahan bekas tambak menjadi tempat burung pantai migran mencari makan. Desa melindunginya dengan aturan zonasinya sendiri.
Perjalanan kami
Semuanya dimulai dari memulihkan pesisir. Mangrove yang pernah berganti tambak udang ditanam kembali oleh warga, lalu dijaga dengan aturan desa.
Mangrove yang mulai pulih dijadikan ruang kelas bagi sekolah-sekolah di sekitar kawasan, supaya generasi berikutnya ikut menjaganya.
Agar orang bisa datang, belajar, dan menginap dengan nyaman, kawasan dilengkapi fasilitas yang menyatu dengan alam.
Mangrove yang sehat memberi penghidupan baru bagi warga tanpa menebang hutan, lewat budidaya tiram dan lebah.
Restorasi, sekolah, fasilitas, dan produk warga kini dirangkai menjadi pengalaman yang bisa diikuti siapa saja.
Relawan
Dari menanam mangrove dan menghitung burung sampai bersih pantai dan membantu kunjungan sekolah, kawasan ini hidup berkat orang-orang yang meluangkan waktunya untuk alam.
Tanya soal relawan
Program pendampingan untuk sekolah-sekolah di sekitar kawasan: SD se-Kecamatan Sepulu, SMA se-Kabupaten Bangkalan, dan Gerakan Pramuka se-Kecamatan Sepulu. Siswa mengenali jenis mangrove, mengamati burung, dan menanam bibit sendiri, agar rasa memiliki atas pesisir tumbuh sejak dini. Pada 2025, program ini menjangkau 13 SD, 476 siswa, dan 72 guru, didahului workshop pendidikan lingkungan untuk guru.
Sekolah dari luar daerah bisa ikut Ocean Literacy Program.
Sekolah sekitar? Hubungi kamiTerbaru
FAQ
CMBR (Coastal and Marine Biodiversity Reserve) Lembung Paseser adalah kawasan ekosistem pesisir terpadu di pantai utara Madura: mangrove, sungai, hutan pantai, lamun, dan terumbu karang dalam satu bentang alam. Kawasan ini dikelola masyarakat Desa Lembung Paseser, didanai penuh oleh Pertamina EP Poleng Field.
Di Desa Lembung Paseser, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Lokasinya bisa dibuka lewat tombol Google Maps di situs ini.
Ikut Ocean Literacy Program (jelajah mangrove, transplantasi karang, serta games dan refleksi), birdwatching, paket tiram Oysterlicious, menginap di hut kayu, serta riset dan pelatihan.
Bisa. Tersedia enam hut kayu berukuran 3 × 3 meter dengan kipas angin di tepi mangrove. Menginap dan rombongan perlu booking terlebih dahulu.
Ya. Rombongan sekolah dari mana pun bisa ikut Ocean Literacy Program, yang terbuka untuk umum. Sekolah di sekitar kawasan (Kecamatan Sepulu dan Kabupaten Bangkalan) didampingi lewat program Mangrove Sister School. Aula semi-terbuka menampung hingga 50 orang.
76 jenis burung tercatat, termasuk 12 jenis migran seperti Gajahan Penggala, Trinil Pantai, dan beberapa jenis dara-laut, serta Elang Bondol dan raja udang.
Saat air surut untuk menjelajah rataan terumbu karang, dan pagi atau sore hari untuk mengamati burung.
Bukan. CMBR Lembung Paseser berada di Desa Lembung Paseser, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, di pesisir utara Madura. Ekowisata Mangrove Lembung berada di Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan. Keduanya kawasan yang berbeda dengan pengelola yang berbeda.
Kontak
Melihat sesuatu yang menarik?
Foto dan catatanmu tentang burung, ikan, dan tumbuhan membantu desa memantau pemulihan kawasan.
Kirim temuan

