Langsung ke isi
Lembung Paseser Coastal and Marine Biodiversity Reserve
Deretan mangrove hasil tanam dilihat dari atas

Perjalanan

Dari tambak kembali ke mangrove

Yang dimulai dari menanam kembali tambak udang yang ditinggalkan tumbuh, fase demi fase, menjadi kawasan yang siap menerima publik: dari memulihkan pesisir dan mengajak anak-anaknya belajar, hingga menyambut pengunjung, menumbuhkan penghidupan warga, dan menawarkan paket eduwisata.

Fase 1 · Sejak 2017

Restorasi pesisir

Semuanya dimulai dari memulihkan pesisir. Mangrove yang pernah berganti tambak udang ditanam kembali oleh warga, lalu dijaga dengan aturan desa.

  1. Warga membentuk kelompok mangrove dan mulai menanam di pantai, bekas tambak, dan bantaran sungai.

  2. Restorasi meluas ke hutan pantai dan padang lamun.

  3. Peraturan desa menetapkan zona lindung serta melarang penebangan mangrove dan perburuan burung.

  4. Bekas tambak kembali menjadi hutan mangrove yang rapat, menyatu dengan sungai, hutan pantai, lamun, dan terumbu karang.

Fase 2 · Sejak 2018

Mangrove Sister School

Mangrove yang mulai pulih dijadikan ruang kelas bagi sekolah-sekolah di sekitar kawasan, supaya generasi berikutnya ikut menjaganya.

  1. Dimulai di SD Lembung Paseser.

  2. Guru dilatih menjadi fasilitator pendidikan lingkungan.

  3. Meluas ke sekolah-sekolah pesisir di Kecamatan Sepulu.

Fase 3 · Sejak 2019

Fasilitas pendukung eduwisata

Agar orang bisa datang, belajar, dan menginap dengan nyaman, kawasan dilengkapi fasilitas yang menyatu dengan alam.

  1. Jalur mangrove pertama dibuka.

  2. Boardwalk mangrove dibangun dan menjadi pintu masuk ke dalam hutan, lalu diperbarui pada 2022.

  3. Tersedia boardwalk ke pantai, aula semi-terbuka, hut kayu untuk menginap, dan jalur interpretasi mangrove.

Fase 4 · Sejak 2023

Ekonomi alternatif

Mangrove yang sehat memberi penghidupan baru bagi warga tanpa menebang hutan, lewat budidaya tiram dan lebah.

  1. Kelompok budidaya tiram dan peternak lebah Trigona terbentuk.

  2. Ibu-ibu desa menjadi peternak lebah, dan tiram dari kawasan disampling serta diuji di laboratorium.

  3. Tiram dan madu menjadi produk warga yang bisa dicicipi langsung oleh pengunjung.

Fase 5 · Sejak 2025

Program dan paket eduwisata

Restorasi, sekolah, fasilitas, dan produk warga kini dirangkai menjadi pengalaman yang bisa diikuti siapa saja.

  1. Ocean Literacy Program dibuka untuk umum. Poleng Coral Week, Eco-Maritime Youth Camp, Oysterlicious, dan Eco Camp & Stargazing pertama kali digelar.

  2. Lewat pameran photostory di Surabaya, Lembung Paseser memperkenalkan diri kepada publik sebagai kawasan yang siap dikunjungi. Keluarga-keluarga pun datang berkemah dalam Eco Family Camp.

Tutupan mangrove

Empat puluh tahun mangrove, terlihat dari citra satelit

Catatan citra satelit menunjukkan mangrove di sekitar Lembung Paseser menyusut tajam pada akhir 1990-an, ketika tambak meluas, hingga sekitar 31 hektare. Mangrove perlahan tumbuh kembali, dan sejak restorasi dimulai pada 2017 terus bertambah hingga sekitar 102 hektare pada 2025.

Luas mangrove di sekitar kawasan, 1985–2025 (hektare)

Arahkan kursor atau ketuk grafik, atau fokuskan lalu tekan tombol panah, untuk melihat tiap tahun.

0306090120 19851995200520152025 Terendah: 31,0 ha (2003)Program dimulai (2017)102,1 ha (2025)
Tampilkan data dalam tabel
TahunLuas mangrove (ha)Bertambah tahun itu (ha)Hilang tahun itu (ha)
198575,30,00,0
198675,30,00,0
198775,30,00,0
198875,30,00,0
198975,30,00,0
199075,30,00,0
199175,30,00,0
199275,30,00,0
199374,60,00,7
199470,40,44,6
199571,91,50,0
199672,31,20,8
199774,01,80,1
199875,01,10,0
199931,32,746,4
200032,61,60,4
200132,30,60,9
200231,60,20,9
200331,00,20,7
200431,91,30,4
200534,52,80,2
200636,01,50,0
200738,12,10,0
200841,53,40,0
200949,88,40,1
201052,53,00,4
201153,92,30,9
201254,10,80,6
201354,90,90,1
201459,95,40,4
201570,410,70,1
201673,83,60,3
201777,25,11,7
201881,45,00,8
201986,66,00,8
202090,24,50,9
202195,25,20,3
202296,62,20,8
202397,71,50,4
202498,51,00,2
2025102,13,70,1

Sumber: Global Mangrove Watch (luas habitat dan perubahan bersih mangrove, 1985–2025), untuk area pantau di sekitar kawasan. Angka berupa estimasi citra satelit dan berbeda dari pemetaan lapangan 2025 yang mencakup area lebih luas. globalmangrovewatch.org

Dampak sejauh ini

Pesisir yang kini menjadi tempat belajar

147,20 ha
mangrove terpetakan pada 2025
13
SD dijangkau Mangrove Sister School pada 2025
476
siswa belajar di mangrove pada 2025
72
guru terlibat pada 2025
2
kelompok usaha warga: tiram dan madu Trigona
5
perguruan tinggi pernah meneliti dan belajar di sini

Kampus yang pernah meneliti dan belajar di sini

  • Universitas Trunojoyo Madura
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Dr. Soetomo
  • Universitas Merdeka Malang
  • IKIP PGRI Madiun

Siswa, pramuka, mahasiswa, keluarga, dan komunitas datang untuk belajar di lapangan, berkemah, meneliti, dan mengikuti kegiatan seperti Poleng Coral Week dan Eco-Maritime Youth Camp.

Jadi bagian dari babak berikutnya

Ajak sekolah, kampus, atau keluargamu, atau datang untuk meneliti.

Pengelola kawasan
CMBR Lembung Paseser
Dikelola masyarakat Desa Lembung Paseser
Mitra pengembangan program
Agrie Conservation
2018 – sekarang
Program Pengembangan Masyarakat Pertamina EP Poleng Field
SKK Migas IOG 4.0 Pertamina EP
Didanai penuh oleh Pertamina EP Poleng Field
Pemerintah
Pemerintah Desa Lembung Paseser
Pemerintah Desa Lembung Paseser