Perjalanan
Dari tambak kembali ke mangrove
Yang dimulai dari menanam kembali tambak udang yang ditinggalkan tumbuh, fase demi fase, menjadi kawasan yang siap menerima publik: dari memulihkan pesisir dan mengajak anak-anaknya belajar, hingga menyambut pengunjung, menumbuhkan penghidupan warga, dan menawarkan paket eduwisata.
Fase 1 · Sejak 2017
Restorasi pesisir
Semuanya dimulai dari memulihkan pesisir. Mangrove yang pernah berganti tambak udang ditanam kembali oleh warga, lalu dijaga dengan aturan desa.
-
2017
Warga membentuk kelompok mangrove dan mulai menanam di pantai, bekas tambak, dan bantaran sungai.
-
2018–2019
Restorasi meluas ke hutan pantai dan padang lamun.
-
2019
Peraturan desa menetapkan zona lindung serta melarang penebangan mangrove dan perburuan burung.
-
Kini
Bekas tambak kembali menjadi hutan mangrove yang rapat, menyatu dengan sungai, hutan pantai, lamun, dan terumbu karang.
Fase 2 · Sejak 2018
Mangrove Sister School
Mangrove yang mulai pulih dijadikan ruang kelas bagi sekolah-sekolah di sekitar kawasan, supaya generasi berikutnya ikut menjaganya.
-
2018
Dimulai di SD Lembung Paseser.
-
2020
Guru dilatih menjadi fasilitator pendidikan lingkungan.
-
2024–2025
Meluas ke sekolah-sekolah pesisir di Kecamatan Sepulu.
Fase 3 · Sejak 2019
Fasilitas pendukung eduwisata
Agar orang bisa datang, belajar, dan menginap dengan nyaman, kawasan dilengkapi fasilitas yang menyatu dengan alam.
-
2019
Jalur mangrove pertama dibuka.
-
2020
Boardwalk mangrove dibangun dan menjadi pintu masuk ke dalam hutan, lalu diperbarui pada 2022.
-
Kini
Tersedia boardwalk ke pantai, aula semi-terbuka, hut kayu untuk menginap, dan jalur interpretasi mangrove.
Fase 4 · Sejak 2023
Ekonomi alternatif
Mangrove yang sehat memberi penghidupan baru bagi warga tanpa menebang hutan, lewat budidaya tiram dan lebah.
-
2023
Kelompok budidaya tiram dan peternak lebah Trigona terbentuk.
-
2024
Ibu-ibu desa menjadi peternak lebah, dan tiram dari kawasan disampling serta diuji di laboratorium.
-
Kini
Tiram dan madu menjadi produk warga yang bisa dicicipi langsung oleh pengunjung.
Fase 5 · Sejak 2025
Program dan paket eduwisata
Restorasi, sekolah, fasilitas, dan produk warga kini dirangkai menjadi pengalaman yang bisa diikuti siapa saja.
-
2025
Ocean Literacy Program dibuka untuk umum. Poleng Coral Week, Eco-Maritime Youth Camp, Oysterlicious, dan Eco Camp & Stargazing pertama kali digelar.
-
2026
Lewat pameran photostory di Surabaya, Lembung Paseser memperkenalkan diri kepada publik sebagai kawasan yang siap dikunjungi. Keluarga-keluarga pun datang berkemah dalam Eco Family Camp.
Tutupan mangrove
Empat puluh tahun mangrove, terlihat dari citra satelit
Catatan citra satelit menunjukkan mangrove di sekitar Lembung Paseser menyusut tajam pada akhir 1990-an, ketika tambak meluas, hingga sekitar 31 hektare. Mangrove perlahan tumbuh kembali, dan sejak restorasi dimulai pada 2017 terus bertambah hingga sekitar 102 hektare pada 2025.
Arahkan kursor atau ketuk grafik, atau fokuskan lalu tekan tombol panah, untuk melihat tiap tahun.
Tampilkan data dalam tabel
| Tahun | Luas mangrove (ha) | Bertambah tahun itu (ha) | Hilang tahun itu (ha) |
|---|---|---|---|
| 1985 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1986 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1987 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1988 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1989 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1990 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1991 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1992 | 75,3 | 0,0 | 0,0 |
| 1993 | 74,6 | 0,0 | 0,7 |
| 1994 | 70,4 | 0,4 | 4,6 |
| 1995 | 71,9 | 1,5 | 0,0 |
| 1996 | 72,3 | 1,2 | 0,8 |
| 1997 | 74,0 | 1,8 | 0,1 |
| 1998 | 75,0 | 1,1 | 0,0 |
| 1999 | 31,3 | 2,7 | 46,4 |
| 2000 | 32,6 | 1,6 | 0,4 |
| 2001 | 32,3 | 0,6 | 0,9 |
| 2002 | 31,6 | 0,2 | 0,9 |
| 2003 | 31,0 | 0,2 | 0,7 |
| 2004 | 31,9 | 1,3 | 0,4 |
| 2005 | 34,5 | 2,8 | 0,2 |
| 2006 | 36,0 | 1,5 | 0,0 |
| 2007 | 38,1 | 2,1 | 0,0 |
| 2008 | 41,5 | 3,4 | 0,0 |
| 2009 | 49,8 | 8,4 | 0,1 |
| 2010 | 52,5 | 3,0 | 0,4 |
| 2011 | 53,9 | 2,3 | 0,9 |
| 2012 | 54,1 | 0,8 | 0,6 |
| 2013 | 54,9 | 0,9 | 0,1 |
| 2014 | 59,9 | 5,4 | 0,4 |
| 2015 | 70,4 | 10,7 | 0,1 |
| 2016 | 73,8 | 3,6 | 0,3 |
| 2017 | 77,2 | 5,1 | 1,7 |
| 2018 | 81,4 | 5,0 | 0,8 |
| 2019 | 86,6 | 6,0 | 0,8 |
| 2020 | 90,2 | 4,5 | 0,9 |
| 2021 | 95,2 | 5,2 | 0,3 |
| 2022 | 96,6 | 2,2 | 0,8 |
| 2023 | 97,7 | 1,5 | 0,4 |
| 2024 | 98,5 | 1,0 | 0,2 |
| 2025 | 102,1 | 3,7 | 0,1 |
Sumber: Global Mangrove Watch (luas habitat dan perubahan bersih mangrove, 1985–2025), untuk area pantau di sekitar kawasan. Angka berupa estimasi citra satelit dan berbeda dari pemetaan lapangan 2025 yang mencakup area lebih luas. globalmangrovewatch.org
Dampak sejauh ini
Pesisir yang kini menjadi tempat belajar
Kampus yang pernah meneliti dan belajar di sini
- Universitas Trunojoyo Madura
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Universitas Dr. Soetomo
- Universitas Merdeka Malang
- IKIP PGRI Madiun
Siswa, pramuka, mahasiswa, keluarga, dan komunitas datang untuk belajar di lapangan, berkemah, meneliti, dan mengikuti kegiatan seperti Poleng Coral Week dan Eco-Maritime Youth Camp.
Jadi bagian dari babak berikutnya
Ajak sekolah, kampus, atau keluargamu, atau datang untuk meneliti.


